Kabar gembira... CV. ASTRO hadir dan buka cabang di JAKARTA & sekitarnya
Powered by MaxBlogPress 

Call Us : 081 8782 773 ( BALI )
Call Us : 081 2876 7602 ( JAKARTA )

E-mail Us : service@cvastro.com

18
Oct

Bagaimana cara kerja sistem AC sehingga mampu memberikan efek pendingin dalam ruangan Anda? AC alias Air Conditioner alias Pengkondision Udara merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan ruangan yang kita inginkan, terutama mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Seperangkat alat tersebut diantaranya kompresor, kondensor, orifice tube, evaporator, katup ekspansi, dan evaporator dengan penjelasan sebagai berikut :

Kompresor :

Kompresor adalah power unit dari sistem sebuah AC. Ketika AC dijalankan, kompresor mengubah fluida kerja/refrigent berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Gas bertekanan tinggi kemudian diteruskan menuju kondensor.

Kondensor :

Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah/mendinginkan gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi. Cairan lalu dialirkan ke orifice tube.

Orifice Tube :

di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah. Dalam beberapa sistem, selain memasang sebuah orifice tube, dipasang juga katup ekspansi.

Katup ekspansi :

Katup ekspansi, merupakan komponen terpenting dari sistem. Ini dirancang untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orifice yang merubah wujud cairan menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup pemuaian dan memasuki evaporator/pendingin

Evaporator/pendingin :

refrigent menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan. Refrigent dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah, tapi masih mengandung sedikit cairan. Campuran refrigent kemudian masuk ke akumulator / pengering. Ini juga dapat berlaku seperti mulut/orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni, sebelum melalui kompresor untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi. Biasanya, evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigent.

Jadi, cara kerja sistem AC dapat diuraikan sebagai berkut :

Sistem kerja AC

Kompresor yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent), jadi refrigent yang masuk ke dalam kompresor dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser. 

Di bagian kondenser ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair, maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah jumlahan dari energi kompresor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan. 

Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator. 

Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi, pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator, di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap, perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian
rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun. 

Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser. 

Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan, dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan. 

Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi [*] substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun, dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan. 

Dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dengan mudah dilakukan.

Perlu diketahui :

Kunci utama dari AC adalah refrigerant, yang umumnya adalah fluorocarbon [**], yang mengalir dalam sistem, menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan), dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara, kipas, dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah kompresor (pompa), condenser coil (kumparan penukar panas), dan kipas pada jendela luar.

Udara panas dari ruangan melewati filter, menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin, sehingga udara menjadi dingin, lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. Pada kompresor, gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan. Pada condenser coil, refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan, yang tersirkulasi kembali ke cooling coil. Sebuah thermostat [***] mengontrol motor kompresor untuk mengatur suhu ruangan.

[*] Entalphi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja.

[**] Fluorocarbon adalah senyawa organik yang mengandung 1 atau lebih atom Fluorine. Lebih dari 100 fluorocarbon yang telah ditemukan. Kelompok Freon dari fluorocarbon terdiri dari Freon-11 (CCl3F) yang digunakan sebagai bahan aerosol, dan Freon-12 (CCl2F2), umumnya digunakan sebagai bahan refrigerant. Saat ini, freon dianggap sebagai salah satu penyebab lapisan Ozon Bumi menajdi lubang dan menyebabkan sinar UV masuk. Walaupun, hal tersebut belum terbukti sepenuhnya, produksi fluorocarbon mulai dikurangi.

[***] Thermostat pada AC beroperasi dengan menggunakan 
lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. Ketika temperatur naik, metal terluar memuai lebih dahulu, sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif/jalan.

Dibawah ini adalah Posting yang berhubungan dengan diatas :

  1. Sistem AC –> Air + Udara Dingin (kering)
  2. Sistem – Perawatan AC Sentral Ruangan
  3. Sesuaikan Daya Pendingin AC (BTU/hr – PK) dengan ruangan, caranya?
  4. Refrigeran Duracool: Refrigerant Alternatif R22 (freon) yg hemat
  5. 9 cara jitu Merawat Rumah Idaman Anda
 | Tags : , , , , , , , , , , cara kerja ac, cara kerja air conditioner, cara kerja ac ruangan, sistem kerja ac, sistem ac, cara kerja mesin pendingin, prinsip kerja ac, cara kerja ac split, sistem pendingin ac, sistem pendingin ruangan, mekanisme kerja ac, ac ruangan, sistem ac split, sistem air conditioner, sistem kerja air conditioner, cara kerja mesin ac, cara kerja pendingin, ac ruang, prinsip kerja air conditioner, cara kerja sistem ac, prinsip kerja mesin pendingin, sistem air conditioning, cara kerja kontaktor, cara kerja sistem ac ruangan, pengertian air conditioner, cara kerja ac rumah, power evaporator pendingin, carakerja ac, cara kerja pendingin ruangan, cara kerja condenser, prinsip kerja mesin kalor, system kerja ac, sistem kerja ac split, cara kerja kompresor, prinsip kerja ac ruangan, prinsip kerja air conditioning, kontraktor ac, PENGERTIAN AC, air conditioner system, air conditioner sistem, kerja sistem pendingin, pengertian ac(air conditioner), cara kerja termostat bimetal, cara kerja sistem ac secara singkat, kompresor pada sistem pendingin, cara kerja mesin konversi pada ac, bagaimana cara kerja air conditioner, prinsip kerja pendingin ruangan, Cara Kerja Air Condition, proses kerja AC
Category : Tahukah Anda1
INGIN MEMPULIKASIKAN ULANG ARTIKEL INI DI WEB BLOG ANDA? SILAKAN COPY-PASTE dibawah
Silakan ***Copy-Paste kode diatas ke dalam form postingan blog Anda..

Contact Person :

Kontak Person CV. ASTRO Total Solution

Atau Anda bisa isi form kontak kami di bawah ini :


Nama Anda
E-mail Anda
Judul
Isi Pesan

Berlangganan Artikel

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel CVASTROdotcom secara gratis melalui email.
Silakan Masukkan Alamat Email Anda dibawah ini :

Info Terbaru :

  • CV. ASTRO kini telah hadir di Jakarta & sekitarnya
  • Ingin AC lebih hemat listrik, ramah, dan Pintar? AC DAIKIN Inverter Solusinya
  • 3 unsur penting dalam sebuah PROYEK ~ Project Management
  • INFO : Dicari Agen, Sub Agen, dan Pengecer untuk Sandal DHiiFs di Bali
  • Model Sandal Dhiifs paling baru - Mobil VW Kodok - untuk bulan Maret 2010

  • Comments

    engdeptNo Gravatar December 13, 2008

    web nya bagus mas mangyus! , tulisannya informatif sekali, minta izin mo posting artikenya mas, – salam kenal – terima kasih -

    ibnuNo Gravatar December 24, 2008

    saya mau tanya bgmn ac bisa menghasilkan air

    jagadNo Gravatar January 7, 2009

    saya mau nanya mas:
    a. Berapa jarak maksimal outdoor unit dan indoor unit? untuk ac rumah split biasa seperti yang beredar di pasaran?
    b. Bisakah outdoor unit ditaruh ditempat yang lebih tinggi daripada indoor unit? Misalnya ac untuk ruangan di lantai satu, out dor unitnya di taruh di lantai 3 (atap).

    Terima kasih sebelumnya atas jawaban yang diberikan.

    the brandalNo Gravatar February 9, 2009

    thanks broo.. artikelnya,,

    A.SetioNo Gravatar March 13, 2009

    Terima kasih, kebetulan lagi ada meteri tentang AC.

    GatotNo Gravatar March 31, 2009

    saya tertarik dengan artikel ini. berkenaan dengan kapasitas AC, mohon penjelasannya bagaimana cara meng-konversi dari satuan PK ke BTU. Apakah 1 PK = 9000 atau 1 PK bila di konversi ke BTU dapat bervariasi pada kisaran 9000 s/d 10000. terima kasih sebelumnya.

    mangyus!No Gravatar May 14, 2009

    Mengenai konversi PK – BTU, coba baca artikelnya disini :
    http://cvastro.com/tips-untuk-anda/sesuaikan-daya-pendingin-ac-btuhr-pk-dengan-ruangan-caranya/

    Salam,

    Yuli MustofudinNo Gravatar May 21, 2009

    Bagus artikelnya,kalo mau shering bisakan?

    mangyus!No Gravatar May 22, 2009

    Silakan untuk di sharing, tpi tolong dicantumin sumbernya + link nya….
    Terima kasih…

    angel_usagiluvNo Gravatar September 13, 2009

    makacie…articlenya untuk bantu bikin tugas boleh ya….tq a lot…

    mangyus!No Gravatar September 16, 2009

    Sama..sama…
    Terima kasih juga atas kunjungannya ke web kami…

    salam,
    mangyus

    ivanNo Gravatar December 28, 2009

    mau tanya gimana cara manghidupkan kompresor ac split yg sudah kontak body atau macet??
    trima kasih

    mieke a.hNo Gravatar January 19, 2010

    thAnkS bGd lHo inFonYa………………..!!!!!!!!!!!!!!

    Leave a comment