Macam-macam billboard menjadi fokus pembahasan utama dalam media outdoor, menyoroti variasi ukuran, bentuk, dan konstruksi. Pembahasan ini menjelaskan fungsi reklame dan bagaimana layanan reklame terintegrasi dengan kebutuhan branding dan penempatan di Indonesia.
- Banyak billboard hadir dalam ukuran 20x10 meter hingga 4x2 meter untuk fleksibilitas visual.
- Jenis konstruksi meliputi horizontal, vertikal, serta tiang single, double, atau triple.
- Penerangan bisa lampu sorot, neon, atau tidak ada lampu sama sekali.
- Visual dicetak menggunakan digital printing, spray printing, atau cutting sticker.
- Pastikan ukuran sesuai kecepatan lalu lintas dan regulasi setempat sebelum produksi.
Billboard advertising #media outdoor advertising, banyak kita jumpai di kota-kota besar. Jenis/macam billboard dan tipe konstruksi billboard tidak hanya satu melainkan lebih. Ada bentuk horizontal dan vertikal dengan ukuran variasi seperti:
- 20 x 10 meter, horizontal
- 18 x 6 meter, horizontal
- 12 x 6 meter, horizontal
- 10 x 5 meter, horizontal / vertikal (paling banyak dipakai)
- 4 x 8 meter, horizontal / vertikal
- 4 x 2 meter, horisontal / vertikal

Untuk permukaan bidang billboard ada yang 1 muka atau 2 muka plus ada penerangan lampu sorot atau neon, atau malah tidak ada lampu sama sekali. Visual? Hmm.. ada yang menggunakan visual digital printing, spray printing, dan cutting cutting sticker. Terus bagaimana dengan tiangnya? tentu saja tidak sama tergantung dari ukuran bidang billboard, arus kecepatan angin dilokasi, dan cuaca. Tiangnya ada yang single, double, dan triple pole. 🙂
Namun tahukah Anda? Di Indonesia, billboard punya definisi sendiri. Yaitu reklame yang berbentuk bidang dengan bahan terbuat dari kayu, logam, fiberglas, kain, kaca, plastik, dan sebagainya yang pemasangannya berdiri sendiri, menempel bangunan dengan konstruksi tetap, dan reklame tersebut bersifat permanen. Jadi papan iklan di atas toko pun masuk kategori billboard (mini).
salam,
mangyus putraMa





