Dubai dirikan dua bangunan hijau nan ciamik yang menonjolkan efisiensi energi dan inovasi ramah lingkungan. Proyek ini memanfaatkan sistem HVAC canggih dan desain masa kini untuk menurunkan kebutuhan energi gedung.
- AC Towers di Dubai menggunakan HVAC terintegrasi untuk menghasilkan udara dingin 10°C lebih rendah
- EP-90 dibangun mengelilingi taman luas untuk kenyamanan udara sejuk alami
- Efisiensi energi diperkirakan mencapai 40-60 persen melalui desain ramah lingkungan
- Layanan HVAC, chiller, dan solusi interior untuk proyek bangunan hijau tersedia di beberapa kota Indonesia
- Pastikan perencanaan HVAC memperhatikan zona kenyamanan pengunjung dan fasilitas hotel sebagai prioritas teknis

Meraih predikat negara yang memiliki bangunan paling tinggi di dunia rasanya belum cukup bagi Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Setelah Burj Khalifa dan pulau reklamasi Palm Jumeira, Dubai mendirikan dua bangunan mix-used occupancy dengan konsep ramah lingkungan. Memang bangunan yang unik …
Salah satu gedung setinggi lebih dari 100 lantai dengan nama AC Towers, didesain agar bisa menghasilkan udara dingin yang nantinya akan disalurkan ke bagian gedung lainnya, menggunakan teori prinsip suhu udara.
Dengan menara setinggi itu, maka diharapkan udara dingin yang dapat dihasilkan adalah sekira 10 derajat celsius lebih rendah dibandingkan udara yang ada di sekitar. Sehingga, estimasi konsumsi energi gedung bisa dihemat sampai sekira 40-60 persen.
Seperti yang dilansir situs Otakku, Sabtu (10/3/2012), luas AC Tower adalah sekira 800-900 meter persegi yang terdiri dari hotel, residensial, lahan parkir, dan tempat hiburan.
Masih dalam satu kawasan, terdapat dua gedung yang dinamakan EP-90 berbentuk kurva yang nantinya akan dikelilingi taman terbuka yang super luas sehingga bisa menghasilkan udara yang sejuk.
source: https://property.okezone.com/read/2012/03/09/476/590324/dubai-dirikan-dua-bangunan-hijau-nan-ciamik





