Hari Raya Tri Suci Waisak 2553 pada 9 Mei 2009 menandai peringatan Buddha dengan tiga peristiwa suci. Layanan kami menyediakan solusi reklame, booth pameran, dan desain interior yang relevan untuk memfasilitasi acara budaya dan keagamaan.
- Layanan reklame, booth pameran, dan signage untuk promosi Tri Suci Waisak.
- Desain interior dan signage ramah budaya memperkuat nuansa upacara Waisak.
- Pemasangan signage dan materi promosi tersedia di beberapa kota Indonesia.
- Solusi advertising dengan konten visual edukatif tentang Trisuci Waisak.
- Tips: koordinasikan jadwal acara dengan tim kami untuk kelancaran instalasi.
Kami CV. ASTRO perusahaan kontraktor dari Bali mengucapkan selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2553 tanggal 9 Mei 2009 kepada umat Buddha di seluruh Indonesia dan dunia.

Salam,
Tentang Hari raya Tri Suci Waisak
Hari raya Waisak atau Waisaka merupakan hari suci agama Buddha. Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Saga Dawa di Tibet, Vesak di Malaysia, dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Sri Lanka. Nama ini diambil dari bahasa Pali “Wesakha”, yang pada gilirannya juga terkait dengan “Waishakha” dari bahasa Sanskerta. Di beberapa tempat disebut juga sebagai “hari Buddha”.
Dirayakan dalam bulan Mei pada waktu terang bulan (purnama sidhi) untuk memperingati 3 (tiga) peristiwa penting, yaitu
1. lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini di tahun 623 S.M.,
2. Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di Buddha-Gaya (Bodhgaya) pada usia 35 tahun di tahun 588 S.M., dan
3. Buddha Gautama mangkat di Kusinara pada usia 80 tahun di tahun 543 S.M.
Tiga peristiwa ini dinamakan “Trisuci Waisak”. Keputusan merayakan Trisuci ini dinyatakan dalam persidangan pertama Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists – WFB) di Sri Langka pada tahun 1950. Perayaan ini dilakukan pada purnama pertama di bulan Mei.
Waisak sendiri adalah nama salah satu bulan dalam penanggalan India Kuna. (wikipedia)





